Taufik Ismail : Kita Rindu Menaiki Gerbong Cahaya

June 14th, 2010

Kita Rindu Menaiki Gerbong Cahaya

Oleh Taufik Ismail

Inilah kini zaman,

Ketika uang dipuja-puja sebagai Tuhan.
Dengan uang, hubungan antar manusia diukur dan ditentukan.
Ketika mobil, tanah, deposito, relasi dan kepangkatan …
Ketika Politik, Ideologi, Kekuasaan disembah sebagai Tuhan.

Di zaman ketika ramalan bintang diangkat menjadi Tuhan.
Ketika garis telapak tangan dipercaya sebagai ganti Tuhan.
Di masa angka 13 dipatuhi sebagai Tuhan
Di zaman berbuat banyak takhayul, kuno atau modern.

Baik dari timur maupun dari barat asalnya Dari budaya daerah atau budaya dunia
Dengan dominasi materi
Menggantikan Tuhan.

Kemudian kita ….

nafas nyaris kehabisan
Mempertahankan keimanan

Inilah dia kini zaman …

Ketika kita melihat ke kiri dan ke kanan …
Kita menampak ada anak-anak membeli jawaban soal ujian
Mahasiswa mencuri skripsi
Pasca Sarjana plagiat disertasi

Pelaku bisnis menyogok ke kanan dan ke kiri
Menyuapkan komisi ke sana dan ke sini

Di dalam birokrasi
melakukankan korupsi
Anggaran disunat
Laporan fiktif menjadi-jadi

Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, Pebisnis, banyak yang menjadi garong berdasi
Semua Suku dan Etnik …
Bersama menjelma bangsa Pencuri.

Ketika Polisi, Hakim, dan Jaksa ….
Sedikit yang bisa dipercaya
Ketika memutus
Ketika Keputusan Pengadilan …
Jelas terasa diperjualbelikan

Inilah dia zaman …

Dengan sia-sia kita cari ke belakang dan ke depan …
Susah berjumpa dengan Kejujuran …

Hari ini kita berdiri di Tepi danau
Kemudian kita saksikan
Begitu banyak …
Tiga sampai empat orang naik motor boncengan.
Anak-anak muda naik atap bus.
Anak-anak tua memanjat ke atap gerbong kereta api …
Berteriak-teriak di atasnya,
Melambai-lambaikan bendera,
Cuma untuk menonton bola ….

Ribut
Memaksa masuk stadion
Tidak beli karcis
Dan kalau timnya kalah
Marah ….
Marah-marah
Melemparkan kaleng dan botol
Ke tengah lapangan pertandingan

Peraturan lalu lintas dianggap sepele
Kebut-kebutan

Anak-anak muda
Sedikit-sedikit tawuran

Anak-anak tua
Sedikit-sedikit ngamuk-ngamukan

Tinju diacung-acungkan
Batu dilempar-lemparkan
Pagar besi digoyang-goyangkan
Di tengah jalan membakar ban

Benih Anarki disebar-sebarkan
Sampai bodoh-bodohan
Hingga capek kita
Bercerai ke kiri dan ke kanan

Dimana itu ketertiban ???????

Pada hari ini …
Kita mencari disiplin diri

Artinya …

Bagaimana cara memenuhi janji
Melaksanakan tugas dalam bentuk janji
Membayar hutang dalam bentuk janji
Tekun dalam bekerja keras

Maknanya tidak bermalas-malas
Mencapai tujuan baik yang jelas
Saling membantu dalam bentuk yang ikhlas
Bagaimana selalu berusaha tepat waktu

Sebagai bangsa yang sejak dahulu
Menghadiri 100 kali rapat
90 selalu terlambat

Kita adalah bangsa terkenal di dunia,
Paling tepat waktu …
Cuma pada waktu berbuka puasa

Dan pada hari ini
Mari kita menentukan hati
Kukuh dalam disiplin diri

Hari ini …
kita mencari orang yang adil dan peduli

Artinya peduli …
Saling menolong dalam kebaikan
Saling membantu bila terjadi kemalangan
Menyantuni sesama dalam kesengsaraan

Artinya …
Simpati terhadap kemiskinan
Ikut aktif memberantas kemelaratan

Artinya …
Pemurah dalam bersedekah
Walaupun sedikit dalam jumlah
Tapi …
Tidak pernah lupa
Tidak pernah lelah
Menanamkan Solidaritas sesama bangsa

Dan Ternyata …
Di tengah kita …
Masih …..

Tapi pada hari ini
Alangkah susahnya kita mencari
Orang yang kuat mengendalikan diri dari adiksi

Artinya …
Tidak merokok
Dan anti narkoba
Tidak minum-minuman keras

Artinya …
Menjauh dari dari alkohol, nikotin, rokok, sigaret …
Sabu, ekstasi, ganja, dan marijuana
Berbagai juga racun, residu dan semacamnya

Terperangkap adiksi
3 juta orang jumlahnya
Tidak sedikit dari mereka
Ikut gerakan syahwat merdeka
Baik pornografi hape dan internet
Sex tanpa aturan
Dicengkram oleh kebebasan tanpa batasan
Yang ditawarkan ideologi neoliberal kebablasan

Dibayar dengan 25 penyakit kronis
Penyakit tahunan
400 ribu menjadi mayat setiap 12 bulan
1172 orang mati setiap hari
Diturunkan ke kuburan

Tapi …..
Masih banyak di tengah ini kebalauan
Yang tetap kukuh dalam kesantunan

Artinya …
Tidak dibutakan…

Ayahanda …
Cinta kepada istri
Cinta kepada suami

Dan Ananda ….
Menyayangi Saudara dan keluarga
Hormat pada guru
Hormat pada guru pemberi ilmu
Senantiasa memelihara budi bahasa
Perduli kepada sesama manusia
Tidak suka bersombong-sombong
Tiada gemar berbangga-bangga
Mereka tetap mengenakan busana
Akhlak mulia ….

Di tengah ini kebalauan
Keras dan susah payah
Mereka tetap jujur sebagai pertahanan
Bertanggung jawab
Visioner
Disiplin
Bekerjasama
Adil
Peduli
Ikhlas
Santun dan
Sederhana

Mereka …….

Merindukan kendaraan bersama

Lihatlah mereka
Kini mengendarai gerbong cahaya
Mengibarkan nilai-nilai luhur dan utama
Bagi Indonesiaku

Ditayangkan di tvOne di acara Rahasia Menuju Sukses ESQ 165, mendampingi pak Ary Ginanjar Agustian (founder of The ESQ Way 165).  Sabtu, 12 Juni 2010.  Acara yang sama ditayangkan setiap Sabtu malam, pukul 21.30 WIB.
Transkripsi oleh bunda Zalifah Juliana.

deden ESQ 165, Indonesiaku, Renungan , , , , , , , ,

PUISI NORAK : Keluhan Seorang Ayah Kepada Anaknya Yang Suka Mengeluh

June 12th, 2010

Wahai ananda,

Jangan kau mengeluh karena ibumu suka marah

Nanti ia murka dan dimasukkannya lagi kau kedalam rahimnya

Asal kau tahu saja

Ongkos nikah sekarang jauh lebih mahal!

Puisi norak terbaru (Sabtu, 12 Juli 2010) buah karya seniman norak yg bermukim di Tenggarong, Kalimantan Timur, the one and only; Nala Arung.

deden Gurem , , , , ,

Cinta Lama Bersemi Kembali

June 8th, 2010

Sudah tiga hari terakhir ini saya tiba tiba merasakan sendiri apa yang dinamakan orang sebagai CLBK, Cinta Lama Bersemi Kembali …   Bermula dengan sebuah lirikan di wall fesbuk saya oleh Rino (Badak165) yg melaunch website resmi berthema;  Temu Alumni ESQ Internasional ke-IV Kaltim yang kebetulan berbasic Wordpress.com …

Behhhh seketika saja api yang dulu pernah berkobar di dalam dada ini kembali lagi berkobar, maklum lah gini gini saya juga termasuk senior bloggernya WP … hehehe.  Langsung sore itu juga saya lkontek mas Rino, dan dengan sedikit kata-kata manis dan bujuk rayuan akhirnya mas Rino merelakan memberikan hak Admin website Temu Alumni ESQ Internasional ke-IV Kaltim tersebut kepada saya … maksudnya kami berdua bersatu padu mengAdmininya.

Hasilnya bisa teman-teman lihat sendiri di sana … tapi yg sekarang (s/d tgl 8 Juni 2010, pukul 14.17 wita) itu masih murni hasil olahan mas Rino … hebat bukan?  Lebih hebat lagi kalau saya turun tangan juga hahahaha peace mas Rino.  Maklum saya dulunya bergelar Blogger Sertik dan Jarting di komunitas Front Blogger Gurem … sering otak atik dan jarang posting … tapi yang disertiki cuman tampilan layout blog aja, postingan tetep aja mampet alias mandul.

Malamnya ditengah kesunyian yang mencekam, di tepi Sungai Mahakam … saya teringat kawan-kawan Front Blogger GuremGus Yehia, Khay, Gaia, om Mars, Hars, kang Endar … bisa jadi mereka sudah memvonis mati saya sebagai kawan yang durhaka, maklum lah sudah hampir dua tahun Jarting … jarang posting… hiks

Semoga saja CLBK ini kemudian berbunga … dan kemudian berbuah manis, dengan diterimanya kembali saya di komunitas Front Blogger Gurem (tetap dengan predikat saya sebagai Sertik dan Jarting) … Amiin.

deden ESQ 165, Gurem ,

Salam dan Senyum sebagai Lifestyle

February 18th, 2010

Alhamdulillah entah angin apa yang membawa saya kembali hadlir pagi ini menengok blog yg sudah hampir setengah bulan dianggurin.

“Jangan pernah mangaku sebagai orang kreatif bila hanya sedikit ide dan gagasan yang Anda wujudkan menjadi sebuah kenyataan”

Hehehe … saya tetap akan mensupport penuh kontes astaga.com lifestyle on the net sebagai acuan lifestyle on the net terbaik dinegeri ini.

deden Gurem , ,

Lagi, astaga.com lifestyle on the net

February 3rd, 2010

Setelah berhasil mensupport salah seorang sahabat dalam kontes mengembalikan jati diri bangsa beberapa waktu lalu, lagi astaga.com lifestyle on the net disupport secara penuh. Panca, blogger makassar yang merupakan pemenang kontes seo kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang nopember lalu, kembali mencoba ilmu kedigjayaannya dalam bertarung menghadapi para pendekar seo lokal.

Sebagai salah seorang dedengkot front blogger gurem, saya akan mensupport penuh kontes astaga.com lifestyle on the net ini

astaga.com lifestyle on the net adalah salah satu  portal terbaik dinegeri ini. Dengan mengusung tema reborn astaga.com berharap mereka akan mendapatkan energi baru dalam menatap masa depan yang memang tidak lagi mudah setelah portal-portal baru bermunculan ditanah air.

Dengan mengadakan kontes ini pihak astaga.com berharap mereka akan tetap eksis dalam bisnis portal tanah air. Sukses untuk astaga dan sukses pula untuk para kontestan seo astaga.com lifestyle on the net

bloggergurem seo , ,

Astaga.com Lifestyle on The Net

December 20th, 2009

Astaga.com Lifestyle on The Net keyword dari kontes Astaga.com dengan tema Lifestyle on The Net. Kontes SEO dengan hadiah terbesar selama yang pernah di adakan di Indonesia. Dengan Hadiah sebesar Rp. 30 juta lebih, kontes ini menjadi daya tarik tersendiri buat para SEO master di Indonesia.

Keyword Astaga.com Lifestyle on The Net berikutnya yang akan ramai diperebutkan para blogger Indonesia. Dengan juri dari google.co.id kontes ini dimulai sejak tanggal 30 November 2009 dan akan berakhir sampai dengan 30 Maret 2010 pukul 00.00 WIB. Astaga.com menyediakan hadiah sebagai berikut.

Hadiah Astaga.com Lifestyle on The Net :

Juara I         : Netbook HP 5101 Mini Note Black + Uang tunai Rp. 5.000.000,-
Juara II        : Blackberry Javelin + Uang tunai Rp. 3.000.000,-
Juara III       : Blackberry Gemini + Uang tunai Rp. 2.000.000,-
Juara IV       : HP Nexian + Uang tunai Rp. 1.500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara V        : Uang tunai Rp. 1.500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara VI       : Uang tunai Rp. 1.000.000,- + 2 ticket waterbom
Juara VII      : Uang tunai Rp. 500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara VIII     : Uang tunai Rp. 500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara IX       : Uang tunai Rp. 500.000,- + 2 ticket waterbom
Juara X        : Uang tunai Rp. 500.000,- + 2 ticket waterbom

bloggergurem seo , , , ,

Mengembalikan Jati Diri Bangsa : Tetap Fokus

December 13th, 2009

Hanya satu pesan yang saya dapat sampaikan kepada Khai dalam misinya Mengembalikan Jati Diri Bangsa. Tetap Fokus. Jaga stamina dan konsentrasi. Lalu tundukkan mesin pencari Google itu!

Dalam setiap pertandingan atau lomba, konsetrasi tinggi sangat dibutuhkan disamping stamina prima yang menjadi syarat utama. Tak terkecuali kontes seo. Masing-masing peserta harus selalu fokus dalam melakukan kegiatan optimasi. Fokus, Fokus dan Fokus. Pesan moral sebagai dukungan buat  Khai

Dengan fokus pada suatu tujuan, mudah-mudahan – posisi blogger gurem – apa yang menjadi target awal akan berhasil. Namun seperti yang sudah saya sampaikan diatas, stamina yang prima tetap menjadi syarat yang utama. Bagaimana mungkin kit bisa fokus dalam suatu hal, bila kita dalam sedang kondisi sakit, misalnya.

Dalam sebuah pertandingan sepak bola, katalah pertandingan big match antara Sriwijaya FC versus Persib Bandung. Skill sama-sama bagus, strategi sama bagusnya, pelatih jempolan semua. Namun hasil final ditentukan oleh konsentrasi tidaknya para pemain dilapangan dalam menerapkan strategi dari pelatih. Kalau sepak bola ada istilah draw, namun dalam kontes seo Mengembalikan Jati Diri Bangsa, istilah itu tidak ada. Selalu ada yang nomor satu, nomor dua dan seterusnya..

Itulah pesan saya kepada Khai hari ini. Tetap fokus dalam melakukan kegiatan optimasi. Ingat jangan nyepam. Nanti masuk Google SandBox. Ayo semangad Khai dalam mengemban misi –katanya untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa

bloggergurem Gurem ,

Dukungan Untuk Khai

December 12th, 2009

Meski waktuku tak banyak lagi untuk berkecimpung dalam dunia blogosphere, namun demi khai, saya sempatkan untuk memberi dukungan moral dalam misinya Mengembalikan Jati Diri Bangsa. Jati diri yang mana Khai? Adakah yang hilang, hingga harus segera dikembalikan? heheheh..

Saya juga menyadari betapa sulitnya menempatkan sebuah keyword di Google SERPs. Bahkan saking ketidaktahuan saya tentang ilmu SEO, nyaris artikel dalam blog ini tak satupun masuk dalam TOP TEN Google SERPs. Doh!!

Ngeblog untuk fun. Meski saya juga tak menampik bila punya waktu yang cukup ingin menggeluti dunia Bisnis Online yang katanya sangat menjanjikan. Benarkah demikian? Rencana semula untuk mengikuti program dari Perfect Money hingga kini belum jua kesampaian. Semua dikarenakan kesibukan sehari-hari, sehingga waktu untuk belajar bisnis online itupun tak juga kesampaian.. Alesan :D

Namun benar kata orang bijak bilang bahwa “sebenarnya bukan karena kita tak mampu, namun karena kita tidak punya niat terhadap hal itu”. Saya menyadari betul arti pepatah bijak itu. Segala sesuatu tergantung niat. Untuk menumbuhkan niat ini yang masih sulit. Wew..ternyata niat harus diniatkan yach :lol:

Ya nantilah itu Khai. Kelak kalau dirimu sudah berhasil mendapatkan dollar dari internet barulah aku ikutan. Sekarang yang terpenting aku men dukung mu secara total dalam kontes yang akan segera berakhir, tepatnya tanggal 21-12-2009 pukul 11.00 WIB siang. Selamat Mengembalikan Jati Diri Bangsa Khai bila memang ada yang  mesti kamu kembalikan :D

bloggergurem Gurem , , ,

Posisi Bloggers Gurem

December 6th, 2009

Posisi Bloggers Gurem dalam kontes seo Mengembalikan Jati Diri Bangsa kali ini boleh dibilang cukup lumayan. Setidaknya sudah mencapai target. Dua orang member telah berhasil menempatkan blognya di halaman pertama Google SERPs. Yang pertama adalah blognya Khai yang berdiri di urutan 2 dan 3. Lalu ada blognya Gus yang sudah merangsek naik di posisi delapan. Dua blog lagi yang masih harus digenjot untuk bisa masuk top ten, yaitu news indonesia dan detiknews. Mudah-mudahan dengan sedikit waktu yang tersisa kedua blog tersebut dapat mencapai halaman pertama. Ini adalah bagian dari Supporting Mengembalikan Jati Diri Bangsa yang saya lakukan untuk para sahabat di komunitas blogger gurem

Dalam artikel terbarunya Khai mulai menghitung Biaya Kontes SEO. Memang benar juga, semua pekerjaan pasti membutuhkan biaya, termasuk juga kontes seo mengembalikan jati diri bangsa ini. Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan. Apalagi kalau harus ngenet diwarnet seperti yang beliau lakukan. Seangainya menggunakan HP sebagai Modem  jelas tak mungkin, karena kualitas koneksi IM3 jelas tidak dapat diandalkan. Dengan adanya pengunduran waktu pengumuman jelas ini akan menambah anggaran biaya yang harus dia keluarkan.

Tapi tetap sabar. Blogger Gurem tidak boleh patah arang hanya karena terbentur biaya koneksi internet. Bak kata pepatah banyak jalan menuju Cilacap. Banyak jalan untuk mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan. Banyak jalan untuk membentuk sebuah jati diri yang tangguh. Dan banyak jalan untuk menjadi anak bangsa yang baik. Intinya tetap semangad dan pantang menyerah. Itulah pesan yang aku terima dari Mbah Maridjan, Sang Penguasa Lembah Kegelapan :lolz:

Kontes apapun harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Jangan setengah hati. Bila dikerjakan dengan setengah hati maka hasilnya akan seperti blog ini, hidup segan mati enggan :lolz: Tetap semangat Khai dalam mengemban misi Mengembalikan Jati Diri Bangsa

bloggergurem Gurem ,

Fenomena Pengemis

October 22nd, 2009

Pengemis adalah sebuah Fenomena. Bagaimana tidak, berdasarkan penelitian sebuah lembaga survey di Jakarta belum lama ini, pendapatan  brutto mereka antara Rp.50.000,- s.d Rp. 100.000,- dan uang receh yang beredar ditangan para pengemis ini hampir mencapai Rp. 1 milyar perhari. Sungguh sebuah Fenomena.

Memasuki bulan Ramadhan, mereka berbondong-bondong datang ke kota-kota besar di Indonesia. Di Jakarta sendiri mereka telah datang sebelum bulan puasa tiba. Kegiatan mengemis ini disinyalir banyak pihak di organisir oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak punya Jati Diri.

Untuk mengantisipasi kegiatan mengemis ini semakin marak, maka MUI Jawa Timur telah mengeluarkan Fatwa Haram Mengemis. Dan langkah baik MUI Jawa Timur ini mendapat sambutan yang positif dari MUI Pusat. Sedangkan di Jakarta sendiri telah terlebih dahulu melarang kegiatan mengemis ini yang dimuat melalui Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Kita bukannya antipati terhadap Pengemis ini, namun apabila dibiarkan terus menerus dan tanpa adanya tindakan pencegahan, kegiatan ini di khawatirkan akan menjadi sebuah penyakit sosial yang makin menjadi dan membuat anak Bangsa jadi malas bekerja. Kalau sudah begini, tentu kita tidak dapat menjadi sebuah bangsa yang besar dan tidak akan mampu pula Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Keberadaan Pengemis ini tentu sangat erat kaitannya dengan kemiskinan dan ketersediaan lapangan kerja. Untuk itu Departemen Sosial harus melakukan penanganan serius terhadap masalah ini. Memberikan bekal berupa pendidikan keterampilan adalah salah satu solusi agar mereka dapat menjadi pribadi yang produktif

Kita memang disunnahkan bersedekah dan tidak harus pandang bulu. Namun ada baiknya kita memberikan sedekah kepada orang yang tepat menerimanya, bukan kepada para Pengemis yang teroganisir itu.

Memang pada kenyataan masih banyak sekali anak Bangsa ini yang masih hidup dibawah garis kemiskinan dan ini tentu merupakan sebuah pekerjaan rumah bagi pemerintah, khususnya Kabinet Indonesia Bersatu II. Kita tunggu aksi mereka

Fenomena Pengemis ini diangkat untuk memperkuat posisi sahabat Khai di Google SERPs dengan postingan apiknya Mengembalikan Jati Diri Bangsa

bloggergurem Renungan , , , , , , ,