Home > Indonesiaku > Renungan Caleg Gagal

Renungan Caleg Gagal

April 16th, 2009

Istilah Extraordinary people atau Manusia yang luar biasa, sungguh tepat bila dianugerahkan kepada para caleg gagal yang belum berhasil duduk di kursi dewan yang terhormat untuk berjuang sepenuh jiwa dan raga demi nusa dan bangsa ini.

Karena keinginan berjuang atas nama rakyat yang sedemikian besarnya bergetar menggelora di lubuk hati mereka ini, sehingga begitu kenyataan berkata lain, sungguh sebuah pukulan telak menusuk ulu hati mereka. beugh pedihnya … lebih pedih dari rasa bersalah saat meninggalkan puasa wajib di bulan Ramadhan. lho?

Padahal seluruh program kerja untuk lima tahun kedepan telah tersusun rapi tinggal menunggu implementasi saja nantinya.  Lalu hendak dikemanakan program kerja itu, apakah ditimbang dan kemudian dijual saja ke pemulung?

Dana puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah telah mereka investasikan untuk membuat banner sosialisasi.  Bahkan bukan cuma untuk itu, sudah banyak pula yang dicurahkan untuk membantu kelompok – kelompok masyarakat seperti kelompok pengajian dan qasidah, pedagang kecil, pengusaha kecil, nelayan dan banyak yang lainnya.  Tapi mengapa mereka tak juga berterima kasih dengan menyontreng nama si caleg? *halah*

Hehehe tanpa bermaksud mengolok – olok nasib para caleg gagal, sebab perbuatan mereka telah mengolok – olok diri mereka sendiri.  Melihat banyaknya caleg gagal yang menjadi stress dan bahkan depresi, membuat saya bertanya – tanya dalam hati; apakah menjadi anggota dewan legislatif adalah satu – satunya jalan mengabdi bagi bangsa ini?

posting lain yang juga menarik

sim salabim …

deden Indonesiaku ,

  1. April 16th, 2009 at 13:43 | #1

    Mmmm….untuk saja Sarimin kemaren ga ikutan daftar CALEG! mereka yang gagal ada yang masuk RSJ karena depresi apalagi Sarimin

    Sarimin’s post..Menentukan delay untuk membuka sebuah website

  2. April 16th, 2009 at 14:05 | #2

    masalahnya dia berharap akan balik modal kalau jadi caleg sehingga ketika tidak jadi dan uang terlanjur keluar banyak makanya stress deh

    achmad sholeh’s post..Buruk Hasil Suara KPU Di Gugat

  3. April 16th, 2009 at 15:45 | #3

    oohhh
    mrk mgkn lupa
    bahwa menjadi anggota legislatif adalah amanah
    bukan atm……..

    Nyante Aza Lae’s post..Sugesti dan Kultus

  4. April 16th, 2009 at 18:14 | #4

    Mereka pikir gampang menunaikan amanah.. bisa sambil bobok cantik di ruang sidang..kek yang di tipi-tipi itu.

    Xitalho’s post..Batam Kayak Island Adventures

  5. April 16th, 2009 at 18:19 | #5

    Alhamdulillah aku gag gagal.. hehe

    Gus Yehia’s post..Selamat Kepada Mas HNW sekeluarga

    deden Reply:

    Lho kemarin ikut di dapil mana Gus? Hehehe sama Gus, Alhamdulillah aku juga gag gagal.

  6. April 17th, 2009 at 09:57 | #6

    Tux option terakhirnya, Den:
    Karena cara itu yg paling mudah untuk’mejadi kaya’….bayangkan saja…kerja pagi pulang sore. Kerjanya cuma duduk duduk rapat, minum kopi, berdebat kalo haus tinggal minum lagi, sesekali keluar daerah anjangsana katanya buat cari referensi/studi banding atau bahkan ke LN…!

    Dah begitu, tunjangannya seabreg lagi….padahal tidak semua perlu-perlu amat…huh! Ennak khan….aku juga mau gitu, asal jangan jadi anggota legislatif saja sih…ada tidak yaa…???

    deden Reply:

    Itulah yang tertanam di benak mereka itu, pengabdian kepada nusa bangsa dengan menjadi anggota legislatif menjadi topeng untuk menuju kekayaan pribadinya. Persis seperti yang mas Is ceritakan itu. Harta menjadi tukaran sebuah perjuangan, artinya kalau ndak ada uangnya ya ndak berjuang. beh betapa rendahnya martabat hidup seperti itu.

    Tapi ndak semua begitu mas, masih banyak kok anggota dewan yang lain yang memang benar – benar berjuang untuk nusa bangsa. Masih banyak orang yang memiliki hati nurani dan berjuang sekuat tenaga mewujudkan bisikan hati nuraninya itu. Wuah pokoknya aku salut dan mendukung sepenuhnya perjuangan mereka.

  7. April 18th, 2009 at 09:56 | #7

    kalau menurut saya bang
    banyak caleg gagal yg stress karena niat awal mereka yg tidak ikhlas untuk membawa perubahan yg lebih baik kedepan, dan ditambah lagi banyak sifat/ suara hati yg mreka langgar seperti kejujuran,peduli,adil dll

    rozy’s post..Download Avast AntiVirus 2009 Pro v4.8.1282

  8. April 20th, 2009 at 11:11 | #8

    Sesungguhnya kehormatan diri itu tak bisa dibeli dan tak bisa pula dipaksakan. Jangan berharap didunia demokrasi hati bisa dibeli dengan 2 liter beras dan 1 bungkus rokok A mild merah. Jangan bermimpi.
    Akibat kalian berjuang pamrih dan bukan karena Allah, makanya sekarang kalian terima azab itu.. *tertawa gembira karena caleg2 gagal menjadi stress* -numpang menumpahkan uneg2 sob-

    Khairuddin Syach’s post..Domain Gratis Lagi

    deden Reply:

    Sebetulnya aku nyesal nulis posting ini sob, bener seperti Khai itu tadi, sekedar menurutkan hawa nafsu gemes bila mengingat kelakuan si caleg sebelum pemilu.

    *malu aku sob, gimana di delete aja kah posting ini?*

  9. April 21st, 2009 at 21:19 | #9

    Jangan sob, biar sajalah apa yg telah kita tulis menjadi arsip untuk dimasa yg akan datang.. *berdoa blognya bertahan hingga kita jadi kakek2*

    deden Reply:

    Iya bener juga sob. Dan kalau aku pulang duluan, blog ini aku titipkan ya sob, tolong dipelihara baik-baik.

  10. kei azah
    April 25th, 2009 at 09:47 | #10

    untung gak menang..
    cba kalo menang..
    9 kbyang d gimana jadinya negara kita ini,,

  11. September 26th, 2009 at 20:21 | #11

    siapa yang tidak ingin kekuasaan, kehormatan, dan popularitas om d jaman skrg ini…
    ini semua hanya karena persyaratan untuk menjadi caleg itu terlalu mudah…yg penting punya duit

  12. October 15th, 2009 at 21:34 | #12

    anyak yang stress gara2 gagal jadi caleg

  13. October 15th, 2009 at 21:35 | #13

    koreksi = banyak

  1. No trackbacks yet.