Archive

Author Archive

Salam dan Senyum sebagai Lifestyle

February 18th, 2010

Alhamdulillah entah angin apa yang membawa saya kembali hadlir pagi ini menengok blog yg sudah hampir setengah bulan dianggurin.

“Jangan pernah mangaku sebagai orang kreatif bila hanya sedikit ide dan gagasan yang Anda wujudkan menjadi sebuah kenyataan”

Hehehe … saya tetap akan mensupport penuh kontes astaga.com lifestyle on the net sebagai acuan lifestyle on the net terbaik dinegeri ini.

deden Gurem , ,

Kualitas Koneksi IM3

September 30th, 2009

Harga murah terkadang tidak berbanding lurus dengan kualitas yang kita dapatkan. Hal ini terjadi juga pada kualitas koneksi IM3 yang saya nilai sangat lambat sekali. Bisa dibayangkan, untuk mengakses halaman depan blog ini, waktu yang saya butuhkan tidak kurang dari lima menit. Hal ini tentu menimbulkan rasa dongkol dan amarah. Namun marah kepada siapa? Indosat?

Saya tidak bisa membayangkan. Bagaimana seandainya salah satu kontestan kontes seo Mengembalikan jati diri bangsa itu mengoptimasi blognya menggunakan koneksi IM3 seperti ini. Saya yakin 100% blog mereka tidak akan teroptimasi dengan sempurna dan pada akhirnya blog tersebut tidak akan masuk top ten google serp. Bukannya meng-underestimate. Tapi faktanya memang demikian. Coba tanyakan pada salah satu kontestan seo yang blognya sudah bertengger diposisi atas google serp, koneksi apa yang mereka gunakan. Tidak mungkin mereka menggunakan koneksi seperti yang sedang saya gunakan ini.

Saya cuma bisa mengurut dada. Karena biaya yang telah saya keluarkan untuk membeli pulsa IM3 tidak sebanding dengan kecepatan yang saya dapatkan. Kapan koneksi internet di negeri ini akan membaik? Apa kita harus menunggu mas Roy Surya menjadi menteri Menkominfo dulu untuk dapat menikmati koneksi internet yang baik? Entahlah.

deden Gurem , ,

Supoorting Mengembalikan jati diri bangsa

September 26th, 2009

Apa kabar kontes seo Mengembalikan jati diri bangsa? Saya dengar banyak blogger tanah air yang mengikuti kontes ini. Ketika saya ketikkan di google kata kunci Mengembalikan jati diri bangsa, ribuan hasil yang ditampilkan oleh google. Luar biasa…

Terbayang oleh saya betapa lelahnya mereka mengoptimasi blog mereka, baik secara onpage maupun secara offpage. Belum lagi minta dukungan sana-sini yang kadang-kadang sedikit malu-maluin dan terkesan asal. Ada diblog saya yang lain seorang blogger dengan pedenya menulis dikolom komentar salah satu postingan saya tentang Puasa. “Bro, tolong taro link saya ini disidebar bar yach”. Wah… orang ini sangat tidak sopan. Mainpun tak pernah keblog saya kok tiba-tiba nyuruh saya masukkin link lomba kontes dia disidebar. Ada-ada ajah.

Bukannya saya sombong. Tapi cara dia meminta dukungan untuk kontes Mengembalikan jati diri bangsa itu tidak semestinya dia sampaikan dikolom komentar. Masih ada cara lain yang lebih sopan bila ingin minta supporting Mengembalikan jati diri bangsa, misalnya via email atau kirimin saya pulsa dulu gitu..xixixixi… sudah..foget it.

Saya juga pernah mendukung salah satu anggota frontbloggergurem dikontes seo tukang nggame. Meski beliau hanya menduduki peringkat keempat namun kami sebagai blogger gurem senang bukan kepalang. Apalagi sebelumnya Gaia juga berhasil memenangkan kontes seo kampanye damai pemilu indonesia 2009. Tambah senang dech rasanya.

Meski berstatus sebagai blogger gurem, tidak menyurutkan niat kami untuk saling bahu membahu dalam hal dukungan backlink. Walau hasil akhir tetap ditentukan oleh yang punya hajat, seberapa keras usaha yang dia lakukan, itulah hasil yang akan dia peroleh. Kami hanya sebagai pendukung. Sebisanya. Semampu. Sesuai dengan ilmu seo katrok yang kami punya. Sedangkan yang punya hajat tentulah dia yang lebih menguasai bidang pertarungan itu. Apalagi blog ini yang belum ngerti apa itu ilmu seo. Bisa menulis postingan saja bagi saya itu adalah suatu kebanggaan tersendiri. Apalagi sampai ada yang memberikan komentar. Tentu itu sebuah apresiasi yang sangat berharga bagi saya.

Saya sangad berharap sahabat saya dapat berprestasi dalam kontes itu. Untuk itu postingan ini saya khususkan untuknya yang tengah bertarung dalam kontes seo Mengembalikan jati diri bangsa

deden Gurem , , ,

tukang nggame

May 16th, 2009

Sebagai juga penikmat game, terakhir ini saya masih main game Mafia Wars di Facebook, saya jelas adalah juga pendukung setya pak Mars dalam kontes SEOk tukang nggame.  Entah disadari atau tidak oleh beliau *hiks*

Nah kontes SEOk tukang nggame ini ternyata bukan kontes sembarang kontes, saya perhatikan dalam beberapa hari ini terjadi persaingan yang sangat luar biasa ketat.  Saya cek di Google keywords tukang nggame per hari ini Sabtu 16 – 5, 2009 menunjukkan hasil pencarian yang memeranjatkan, betapa tidak, 10 besar list Google berisi keluarga besar Komunitas FBG!

Mudah – mudahan posisi ini dapat terus bertahan sampai waktunya kelak batas akhir kontes dan tentunya meneruskan tradisi juara kontes SEOk yang sebelumnya telah dicapai oleh G.a.i.a dalam satu kontes SEOk Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009.

Tapi tentunya seperti yang saya bilang tadi, kontes kali ini jauh lebih ketat dari pada yang sebelumnya.  Dukungan nyata berupa premium link dan blogwalk rutin ke blog tukang nggame nya Pak Mars dari rekans tentunya masih dirindukan.

Permisi dulu ya temans, saya mau melanjutkan main game Mafia Wars lagi.

deden Gurem , ,

Lucu ya …

May 12th, 2009

Seminggu yang lalu di inbox fesbuk saya masuk sebuah pesan singkat dari seorang sahabat, Putri Chairina, yang isinya sungguh memikat dan membuat merah muka saya.  Sebuah pesan berisi renungan perilaku keseharian kita yang kadang disepelekan.

Mudah – mudahan pesan ini bisa menjadi bahan renungan dan pengingat buat saya dan tentunya para sohib Front Blogger Gurem seperti Gus Yehia, Kang Endar, Cah Sholeh, Pak Marsudiyanto si Tukang Nggame, Gaia, dan khususon Khairuddin Syah yang ngakunya lagi males tapi malah sertik-nya kumat, ngoprek template.

marilah kita baca bersama – sama;

Lucu ya,
uang Rp 50,000an kelihatan begitu besar bila dibawa
ke kotak amal mesjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket
Lucu ya,
45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir, tapi
betapa pendeknya waktu itu untuk sebuah sinetron atau infotainment

Lucu ya,
betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa
cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop

Lucu ya,
susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa
atau sholat,tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan
(gossip) bila ketemu teman

Lucu ya,
betapa serunya perpanjangan waktu dipertandingan
sepak bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila
imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya.

Lucu ya,
susah banget baca Al-Quran 1 juz saja, tapi novel
best-seller lebih dari 100 halaman pun habis dilalap

Lucu ya,
orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton
konser musik favorit tapi berebut cari shaf paling belakang bila
sholat Jum’at agar bisa cepat keluar

Lucu ya,
kita perlu undangan pengajian 3-4 minggu sebelumnya
agar bisa disiapkan di agenda kita, tapi untuk acara
lain jadwal kita gampang diubah seketika

Lucu ya,
susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah,
tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip

Lucu ya,
kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi
kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Al-Quran

Lucu ya,
kita bisa ngirim ribuan jokes lewat email, tapi bila
ngirim yang berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir dua-kali

Lucu ya,
semua orang penginnya masuk surga tanpa harus
beriman, berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa
tapi….

deden Gurem, Renungan , , , , ,

Detik detik menjelang kemenangan

April 28th, 2009

Bukan maksud hati mendahului takdir dan bukan pula karena kesombongan diri, tapi begitu melihat posisi sister G.a.i.a telah mapan bercokol dan nangkring pada posisi puncak kompetisi kontes SEOk dengan tema Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009, maka ijinkan saya menyampaikan ucapan tahniah.

Bertahan pada posisi puncak Kontes Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 yang entah kapan berakhirnya ini *lupa oi* bukan hal yang gampang sob.  Dan tentunya ibarat Velantino Rossi, G.a.i.a ndak sendirian.  Dukungan teknisi dan enjenir SEOk dari FBG Team patut juga di acungi djempol.  Terutama kepada Chief Mechanic FBG yaitu Gus Yehia Ahmad serta crew mekanik handal; Kang Endar, Cah Sholeh, The Babyface Khay, The WongSableng Hars, serta *jangan lupa* saya sendiri.  Dan seorang lagi adanya dukungan pakar telematematika dan statistik yang setiap hari memantau posisi team dan menyusun anggaran strategi jangka pendek dan jangka panjang; Bapak Marsudiyanto.  Yang walaupun kami tinggal di kota yang berlainan namun hal ini tak menyurutkan semangat team dan malah hal ini justru semakin memacu kami.  Bagi rekan yang belum mendaftar, silakan kunjungi situs resmi FBG untuk melakukan registrasi.

Salah satu teknik yang kami terapkan untuk mendukung Gaia sebenernya bukan teknik yang baru atau rahasia … biasa aja, sederhana namun diperlukan komitmen dan dukungan yang kuat dari seluruh team.  Penasaran?  hehehe silakan baca-baca lagi ulasan saya tentang teknik SEOk yang walaupun kuno namun terbukti efektif di sini. *klik pada tulisan di sini*

Okedeh sampai di sini dulu sob, sampai jumpa di surga *mengutip kata2 Gus*

deden Gurem , , , , , , , , , ,

Mahmoud Ahmadinejad

April 22nd, 2009

Mahmoud Ahmadinejad Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Iran dengan lantang menyatakan Israel sebagai RASIS dan kemudian menyuarakan bahwa setelah perang dunia kedua Amerika dan negara – negara Eropa mendukung Yahudi untuk mendirikan negara Israel dengan mengorbankan rakyat Palestina.  Hal ini terjadi pada konferensi PBB tentang rasis di Jenewa.

Segera saja para diplomat negara – negara antek Yahudi Israel melakukan aksi walk out tanda tak mampu menjawab suara hati ummat muslim sedunia yang disuarakan lewat seorang lelaki pemberani dan sederhana; Mahmoud Ahmadinejad.

Sehari setelah peristiwa ini, negara – negara pendukung Israel bereaksi keras dengan menghujat dan melakukan pembalikkan opini.  Satu yang menggelikan bagi saya adalah ucapan dari Wakil Duta Besar Amerika untuk PBB; Alejandro Wolff yang mengatakan bahwa pidato Ahmadinejad itu sama sekali tidak akurat, tak hanya memalukan bagi PBB namun juga menjadi aib bagi Iran dan rakyat negeri itu.  Apa ndak salah tuh Mister Wolff, bangsa dan rakyat Iran justru bangga atas pemimpinnya itu kok.  Dan bahkan bukan cuman bangsa Iran, saya pun di sini ikut turut bergetar hati melihat aksi Mahmoud Ahmadinejad.

Apapun reaksi atas peristiwa ini, saya sungguh kagum atas keberanian Mahmoud Ahmadinejad menyuarakan suara jutaan suara hati ummat muslim sedunia yang selama ini terbelenggu dan tercekat di tenggorokan.  Semoga Allah SWT melimpahi rahmad dan kekuatan bagi saudara kita Mahmoud Ahmadinejad dalam meneruskan perjuangannya melawan para Yahudi laknatullah.

Dan satu lagi, masih segar di ingatan kita, sebelum ini sudah ada satu orang tokoh dunia Islam yang telah berani dengan lantang bersuara terhadap Israel yang bahkan disampaikan didepan perdana menteri Israel Shimon Perez saat pertemuan Worls Economic Forum di Davos; PM Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dua orang tokoh spiritualis Islam telah tampil di tahun 2009 ini; Mahmoud Ahmadinejad dan Recep Tayyip Erdogan.  Inilah tanda sebuah kebangkitan kejayaan Islam yang telah kita nantikan.  Tinggal menunggu munculnya satu lagi seorang pemimpin spiritualis Islam dari belahan Asia Tenggara (Indonesia?) dan kemudian mereka bertiga akan mengubah dunia.  Insya’Allah kita bersama – sama akan menjadi saksi dalam hidup kita, lahirnya dan berdirinya sebuah era kejayaan Islam yang baru.

Allahu Akbar!  Allahu Akbar!  Allahu Akbar!

deden Gurem , , , ,

Tebak Perolehan Suara berhadiah DOMAIN

April 20th, 2009

Ini sebuah pengumuman quiz yang dizelenggarakan oleh sohib saya Yehia Ahmad, dengan hadiah sebuah domain dot INFO.  Patut juga diketahui, bahwa blog dan domain saya sekarang ini juga adalah hadiah dari beliau, sehingga tak perlu lagi diragukan keabsahan DPT quiz kali ini.

Caranya sangat mudah, cukup dengan memberikan perkiraan perhitungan suara untuk PKS pada pemilu 2009 melalui komen di blog Gus Yehia. Klik di banner Blogger setengah hati di sebelah kanan atas posting ini untuk menyertakan dirimu sobat … thats all.

Sampai hari ini saya lihat sudah beberapa komentar yang masuk sebagai tanda keikut sertaan di quiz ini juga termasuk Saya, Khairuddin, pak Marsudiyanto, Cah Sholeh … namun tiga nama terakhir ini ndak usah direken karena sudah duluan mendapatkan hadiah dari Gus … oooh iya kawan, Gus memang sudah berkali – kali membagi domain lewat quiz.  Entah darimana Gus dapet persediaan domain sebanyak itu sehingga dibagi-bagikan dengan gratisan.

deden Gurem , , ,

ESQ Way 165

April 17th, 2009

Kemarin setelah membaca komen saudara saya Khay yang menyatakan keprihatinannya bahwa saya menghilang lagi dan bahkan Khay takut saya lagi – lagi hanyut di Sungai Mahakam. Saya langsung saja ndak terima dan menghubungi Khay lewat jalur YM break break …

“Kemana saja sob, kok menghilang lagi?” katanya dengan suara ketikan yang lirih dan pilu.  Dan segera saja pertanyaan itu menghidupkan sebuah sesi obrolan yang seru dan penuh canda, saling kaplok – kaplokan ala Budi Anduk dan Ari Rampok.

ESQ Way 165, inilah sebuah pelatihan leadership yang saya ikuti Maret 2009 lalu, tepatnya Professional Angkatan 13 Samarinda, dikirim sebagai utusan dari kantor saya bekerja ini bersama enam orang kawan sekantor yang lainnya.  Alhamdulillah, konsultan PSDM di kantor rupanya melihat dengan jeli bahwa akhir – akhir ini saya memang mengalami kemunduran di segala bidang baik mental dan spiritual sehingga mereka merasa perlu untuk mengirim saya mengikuti training ini.  Di saat mengikuti training inilah saya berkopdar dengan sahabat blogger yang sebelumnya hanya tahu lewat online saja; Fachrul Rozy, yang saat itu menjadi petugas ATS (Alumni Training Support) Samarinda.

Dan memang secara jujur harus saya akui bahwa training ini sungguh membawa perubahan yang sangat berarti bagi diri saya.  Perubahan saya rasakan bukan hanya mempengaruhi sikap dan pola kerja di perusahaan, namun juga terjadi dalam menghadapi kehidupan sehari – hari di keluarga menghadapi istri dan anak – anak.

Kemudian sangking mengenanya training itu, hingga begitu ada informasi diadakannya training lanjutan; ESQ Intermediate MCB Mission and Character Building Angkatan I di Samarinda, segera saja saya mendaftar dan kemaren tanggal 11 – 12 April 2009 telah pula saya ikuti dengan baik.  Dan sekali lagi berjumpa bersama mas Rozy yang kali ini juga menjadi peserta training.  Hehehe

Tapi yang mencengangkan saya, setelah berulangkali menyebut ESQ saat YM-an kemaren, Khay nanya gini; ESQ itu apa sob?  Saya pikir awalnya Khay hanya mengolok-olok saya saja, karena ESQ Way 165 sudah lama ada di Indonesia ini dan justru berkantor pusat di Jakarta, bahkan saat ini sudah berkembang ke negara – negara tetangga kita Malaysia, Singapura, Australia, Amerika dan Eropa … tapi Khay bersikeras menyatakan bahwa dia ndak tahu apa itu ESQ Way 165 dan meminta saya menceritakannya.

Baiklah Khay, ESQ Way 165 adalah sebuah pelatihan leadership berasaskan EQ Emotional Quotient (Kecerdasan Emosional) dan SQ Spiritual Quotient (Kecerdasan Spiritual) dengan 1 Nilai Ihsan, 6 Prinsip Iman, dan 5 Langkah Islam.

ESQ Way 165 adalah sebuah pelatihan yang melakukan total brain storm terhadap pola pikir, kalau saya bilang mereka melakukan low level format di boot sector otak kita, dan menuliskan lagi sebuah OS yang Open Source; ESQ Way 165, sehingga kemudian setiap kali otak kita melakukan boot maka yang pertama kali dibaca adalah sebuah nilai Ihsan, 6 prinsip iman dan 5 langkah Islam.   Sehingga sebelum melakukan aktifitas sehari – hari, alam bawah sadar kita telah terisi dengan sebuah tingkat kesadaran tertinggi;  Shalatku, Ibadahku, Hidupku, dan Matiku hanyalah untuk Allah Seru Semesta Alam.

So Khay, inilah aku, seorang kawanmu yang telah berupaya merangkai kembali seluruh fragment hidupnya menjadi seorang manusia yang utuh, seorang  hamba yang mengabdikan seluruh kehidupannya sebagai Khalifah Allah yang membawa Islam sebagai rahmad bagi semesta alam.

deden Renungan , , , ,

Renungan Caleg Gagal

April 16th, 2009

Istilah Extraordinary people atau Manusia yang luar biasa, sungguh tepat bila dianugerahkan kepada para caleg gagal yang belum berhasil duduk di kursi dewan yang terhormat untuk berjuang sepenuh jiwa dan raga demi nusa dan bangsa ini.

Karena keinginan berjuang atas nama rakyat yang sedemikian besarnya bergetar menggelora di lubuk hati mereka ini, sehingga begitu kenyataan berkata lain, sungguh sebuah pukulan telak menusuk ulu hati mereka. beugh pedihnya … lebih pedih dari rasa bersalah saat meninggalkan puasa wajib di bulan Ramadhan. lho?

Padahal seluruh program kerja untuk lima tahun kedepan telah tersusun rapi tinggal menunggu implementasi saja nantinya.  Lalu hendak dikemanakan program kerja itu, apakah ditimbang dan kemudian dijual saja ke pemulung?

Dana puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah telah mereka investasikan untuk membuat banner sosialisasi.  Bahkan bukan cuma untuk itu, sudah banyak pula yang dicurahkan untuk membantu kelompok – kelompok masyarakat seperti kelompok pengajian dan qasidah, pedagang kecil, pengusaha kecil, nelayan dan banyak yang lainnya.  Tapi mengapa mereka tak juga berterima kasih dengan menyontreng nama si caleg? *halah*

Hehehe tanpa bermaksud mengolok – olok nasib para caleg gagal, sebab perbuatan mereka telah mengolok – olok diri mereka sendiri.  Melihat banyaknya caleg gagal yang menjadi stress dan bahkan depresi, membuat saya bertanya – tanya dalam hati; apakah menjadi anggota dewan legislatif adalah satu – satunya jalan mengabdi bagi bangsa ini?

deden Indonesiaku ,