Siapa yang belum dengar tentang Ponari, sang dukun cilik titisan Dewa Petir asal Jombang yang dengan batu petirnya Ponari dapat menyembuhkan hampir semua penyakit. Kabar tentang Ponari ini lantas dengan kecepatan kilat bagai petir segera saja beredar di semua media komunikasi, mulai dari media kentongan, mulut ke mulut, radio televisi, koran, dan hingga ke media online.
Segera saja ribuan manusia yang mendambakan kesembuhan melalui perantara Ponary berduyun – duyun pagi siang dan malam datang berdesakan mendatangi rumah Ponari. Walaupun praktek sang dukun sempat ditutup oleh pihak kepolisian, namun atas desakan warga desa dan ribuan paseeennyyyah Ponari tak dapat mengelak dari suratan takdir sebagai titisan Dewa Petir ini.
Mengherankan sebab saya mengenal Jombang sebagai kota reliji dimana terdapat beberapa pondok pesantren yang bagus dan yang paling terkenal adalah Ponpes Gontor. Kawan saya asal Jombang, mas Taufik Hidayat (sayangnya blog beliau belum ada karena kesibukan yg luar biasa), malah mengatakan begini; Ketenaran Ponari telah mengalahkan Pondok Gontor, luar biasa yak.
Lalu apa hubungannya antara Ponari dan Teknik SEO? Apakah saya mengada – ada? Kalau Anda sama sekali tak bisa membayangkan teknik – teknik SEO yang digunakan oleh Ponari, cepat angkat kaki dari sini! eh nggak ding, baiklah akan saya coba uraikan sedikit bagi pelajaran kita bersama.
Saya tidak menggugat kebenaran bocah titisan dewa ini sebagai penyembuh, adalah hak Anda bila hendak berobat kesana kemudian berebut dan meminum air sisa mandi bocah ini. hueeks namun saya mencoba melihat dari sisi lain bagaimana kita belajar dari kisah sukses Ponari ini dalam kaitannya dengan teknik SEO yang diterapkannya yang kemudian mendatangkan trafik visitor yang luar biasa.
Sederhana saja, dalam tiga langkah dasar yang sangat – sangat mudah untuk Anda terapkan maka PR minimal 3 akan Anda dapatkan dengan mudah.
Pertama; Anda tak akan bisa sukses bila bekerja sendiri, akan percuma teknik SEO secanggih apapun kalau Anda bekerja seorang diri. Walaupun sebenarnya memungkinkan berhasil, namun mungkin saja memerlukan waktu yang lebih lama. Jadi, segeralah membentuk sebuah team yang pada tahap awal paling tidak terdiri dari 3 orang yang aktif ngeblog. Sebuah team yang anggotanya benar memahami arti penting dirinya sebagai member bagi satu sama lain dalam team. Kalau gak, percumah.
Kedua; Sepakatilah sebuah topik perbincangan (boleh juga beberapa bila mampu) yang mengambil dari issue hangat saat ini. Topik yang dipilih janganlah topik yang biasa – biasa saja, semisal tentang berita dompet Khai yang tercecer atau berita yang remeh temeh gak penting. Kalau tak bisa menciptakan sendiri topik bahasan, boleh di ambil dari headline berita surat kabar atau televisi nasional.
Ketiga; Link building, sepertinya ini mudah, tapi jangan salah dulu, di sini saya berikan sebuah gambaran dengan melihat contoh Ponari cs.
Contoh Kasus Ponari;
- Ponari berkata Aku punya batu petir yang bisa menyembuhkan
- Ayah Ponari berkata; Itu benar, Ponari disambar petir dan sesaat kemudian ia menemukan batu petir tergeletak di sampingnya.
- Ayah Ponari berkata; Selain itu, baru petir ini ternyata memiliki kemampuan menyembuhkan
- Ponari berkata; mbah Mukiyo telah disembuhkan setelah meminum air rendaman batu petir ini.
- mbah Mukiyo; Benar, asam uratku sembuh total setelah meminum rendaman batu petirnya Ponari
- Tetangga Ponari; Saya yang mengantar mbah Mukiyo berobat ke Ponari dan memang bisa sembuh kok.
- Ki Gendeng Pamungkas; berdasarkan terawangan saya, Ponari adalah titisan Dewa Petir.
Nah disinilah esensi Link Building, seluruh anggota Team Ponari saling melakukan link dan backlink yang saling menguatkan, mereka saling mereferensikan satu sama lain. Karena masing – masing Team Member mempunyai kepentingannya masing – masing dengan pernyataannya. Sehingga kemudian terjadilah suatu kondisi yang sulit terbantahkan oleh siapa pun, dan seperti yang kita lihat saat ini, Ponari mendapatkan trafik visitor yang luar biasa. Apakah Ponari saja yang diuntungkan dengan teknik saling merekomendasikan seperti ini, oh tidak, semua anggota akan merasakan manfaatnya.
Lalu bagaimana penerapannya dalam blog team kita tadi? Lakukan saling mereferensikan dalam POSTING ingat ya; POSTING dengan deskripsi yang detil dan jelas. Referensi antar anggota team ini tentunya yang berkaitan dengan topik pada langkah kedua di atas tadi. Jangan hanya mengandalkan blogroll di sidebar saja sebagai referensi link.
Mungkin itu saja dulu kajian dasar – dasar teknik SEO yang menggunakan kasus Ponari sebagai alat peraga.
Terima kasih, tetaplah semangat ngeblog!
Update:
deden Indonesiaku backlinks, link, Ponari, seo, teknik SEO
Recent Comments